Jumat, 05 Juni 2015

6 - Kenapa hidung gue bengkak dan berwarna biru ?


If you love your children, make his/her fantasy in a book. Create your children love you more deeply . Make your children proud of himself/herself. We turn your little ones into heroes/princess, by adding their name, age, photo, home town and three/four/five friends' names to the story.

Contact richard.nata@yahoo.co.id 

If this is your first time reading this story. A good idea to start reading the first article here. E 1 - Incident on a bus. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/e-1-incident-on-bus.html

Or you want to read the Indonesian language version here. I 1 - Insiden di dalam bis. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/i-1-insiden-di-dalam-bis.html

I 1 - I 3 - I 4 - I 6 

" Sepanjang jalan kenangan. Kita selalu bergandeng tangan. Hujan yang rintik-rintik.....", gue bernyanyi dengan gembira.
Angel kemudian menggenggam jari-jari tangan kanan gue dengan jari-jari tangan kirinya kembali. 
Ia turut bernyanyi bersamaku.
Kami bernyanyi bersama.

So sweet  .................

Dengan cepat kami melewati pintu gerbang kampus. Kami terus berjalan sampai ke tempat gue biasa nongkrong.

Ketika melihatku datang, Anton, seorang teman baikku, berteriak, " Lihat ! Richard bawa cewe cakep ke kampus ".
Edi juga berteriak, " Nice girl, Chard ! Richard, top ten playboy kampus ".
Rio juga berteriak, " Jangan percaya Richard. Orangnya suka ngibul ".

" Bener kalau percaya sama Tuhan, jangan sama gue. Ha...7x ", teriak gue membalas ejekan mereka.

Angel berhenti melangkah, sambil berkata, " Chard, aku jadi malu sama teman-teman kamu, Chard ".
Gue bilang, " Tenang saja. Kalau lu takut malah makin dibully oleh mereka. Lagian kalau takut, sebut nama gue tiga kali ".

" Richard,  Richard, Richard. Sama saja Chard, aku masih merasa takut ", kata Angel.
" Lagian. Tadi kan gue sudah bilang. Jangan percaya sama gue. Ha...7x ", kata gue.

Angel juga ikut tertawa.

Gue segera menarik tangannya untuk terus berjalan bersamaku. Dengan terpaksa Angel mengikuti langkahku. 

" Ayo. Tidak ada yang harus ditakutkan. Lagian kalau bisa ketawa artinya sudah tidak takut lagi ", kata gue. 

" Iya sih. Sudah tidak takut lagi ", kata Angel.

Dengan cepat kami sampai ke tempat mereka berkumpul.

" Hidung lu, kenapa Chard ? ', tanya Anton.

" Hidung Richard belang karena ia adalah seorang playboy ", kata Martha.

" OO oo kamu ketahuan, pacaran lagi, dengan si dia ", Edi bernyanyi. 
" Karena ketahuan lalu hidung Richard dipukul sama cewe.yang ngamuk ", kata Rio.
" Kenapa hidung gue bengkak dan berwarna biru ? ", kata gue.
" Hidung gue bengkak dan berwarna biru karena .... ", gue baru akan mulai bercerita tentang kejadian di bis.
Gue baru akan mulai bercerita tentang kejadian di bis.
" Sudah Chard, cerita lu ga seru ",  Anton dengan cepat memotong cerita gue.
" Woi, gue belum cerita nih. Tadi lu bertanya. Sekarang tidak mau dengar cerita gue ", kata gue.
"Memang siapa yang mau mendengar cerita lu, Chard ? ", tanya Rio kepada gue.
" Masa sih, tidak ada yang mau dengar cerita gue ? Kalau tidak ada yang mau, cerita gue ditulis di blog. Ha...7x ", kata gue sambil tertawa.

" Jadi sekarang lu nulis cerita di blog, bukan diary lagi, Chard ? ", tanya Edi.

" Keren yah. Gue sekarang sudah menjadi blogger ", jawab gue. 

bersambung.

Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


Love this Post? Spread the Word.

5 - Masuk rumah sakit bagian 2.


If you love your children, make his/her fantasy in a book. Create your children love you more deeply . Make your children proud of himself/herself. We turn your little ones into heroes/princess, by adding their name, age, photo, home town and three/four/five friends' names to the story.

Contact richard.nata@yahoo.co.id 

If this is your first time reading this story. A good idea to start reading the first article here. E 1 - Incident on a bus. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/e-1-incident-on-bus.html

Or you want to read the Indonesian language version here. I 1 - Insiden di dalam bis. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/i-1-insiden-di-dalam-bis.html

I 1 - I 2 - I 5

" Selama beberapa jam ini, aku terus berdoa supaya kamu jangan mati. Kalau kamu mati, aku akan merasa sangat berdosa ", kata cewe itu lagi.

" Jangan nangis. Gue mana bisa mati. Gue belum kawin ", kata gue mencoba menghibur.
"Apa-apaan sih kamu, Chard ? Baru buka mata sudah bicara soal kawin ? ", Ia terlihat marah. 
Walau sedang marah, cewe itu masih kelihatan cantik. Oh my God. She's so beautiful.

Gue tersenyum sambil berkata, " Gue lebih suka melihat lu marah dari pada melihat lu nangis ".
" Richard, kamu tidak perlu memikirkan biaya rumah sakit yah. Semua biaya akan ditanggung sama saya ", seorang laki-laki yang tadi duduk di kursi berkata kepada gue.
Gue merasa bingung. Perasaan gue tidak mengenal siapa dia.
" Kam sia, Om ", jawabku. 
" Itu papa saya, Chard ", si cewe menjelaskan kepada gue. 
Gue tambah bingung. Kok pada tahu nama gue sih ? 
OOO, mereka tahu karena melihat KTP gue.
Ingat KTP, ingat dompet. Secara reflek gue meraba ke belakang mencari dompet. Ternyata gue memakai pakaian rumah sakit. Jadi tidak ada dompet di situ.
" Cari dompet ? Dompet kamu ada sama aku ", katanya. 
Cewe itu segera mengeluarkan dompet gue dari dalam tasnya.
" Untung dompet kamu tidak diambil, Chard. Lima kali kepala kamu dipukul dengan pentungan karet. Saat kamu jatuh, dompet kamu ingin diambil, tetapi para penumpang berteriak-teriak, sehingga gerombolan pencopet kabur. Dompetmu, aku simpan Chard. Jangan takut. Uang kamu aman kok sama aku ", gadis itu bercerita.
" Richard, kepala kamu kuat yah. Dipukul lima kali tetapi tidak apa-apa ", kata papa dari si cewe.
" Ini yang keempat kali kepala gue kena hajar benda keras. Pertama saat sedang bermain kartu. Bangku jatuh dan kepala gue terbentur meja kaca. Kacanya retak, kepala gue cuma sedikit luka. Kedua saat kepala gue dibenturkan ke meja kayu oleh guru yang jahat. Ketiga saat sedang berantem dan dipukul dengan galah. Untung kepala gue sudah sering terbentur benda keras jadi sekarang saat dipukuli sampai lima kali jadi tidak apa-apa", cerita gue.


Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


Love this Post? Spread the Word.

Jumat, 22 Mei 2015

4 - Sepanjang jalan kenangan.


"NAMAKU ANGELA WIJAYA, PANGGIL AKU CING-CING ", KATANYA DENGAN SEDIKIT MERAJUK.


" Apa ? Kucing ? Cakep-cakep kok namanya kucing ? ", kata gue sambil tertawa. Ha...7x

Dengan gemas Angel mencubiti lenganku.

So sweet......................

" Kamu tidak apa-apa, Chard ? Hidung kamu masih sakit, Chard ? ", tanya Angel dengan penuh perhatian. 
" Sudah tidak sakit ", jawabku. Malu dong kalau gue bilang hidung gue sakit sekali. He...7x.
" Hidung gue dulu juga pernah seperti ini. Saat gue lagi kelas 1 SMP dulu. Ada guru yang jahat sekali, namanya siapa lupa ", gue mulai bercerita.

" Apa ? Kamu lupa nama guru ? Parah kamu Chard ", Angel memotong cerita gue dengan cepat.

" Nanti kamu lupa nama saya lagi Chard ", kata Angel dengan mulut cemberut.

Gue bernyanyi, " Don't worry. Be happy. Gue tidak bakalan lupa sama nama lu, kucing yang manis. Ha...7x ", 
kata gue sambil tertawa. 
" Ihhh. Sebel.. sebel. Nama aku Cing-cing bukan kucing. Mulai sekarang panggil aku Angel. Ingat. Angel ", kembali Angel mencubiti tanganku.

" Oke bos ", kataku sambil memberi hormat ala militer kepadanya. Kami kemudian tertawa bersama. Ha...7x

Angel kemudian menggenggam jari-jari tangan kanan gue dengan jari-jari tangan kirinya. 

" Ngobrolnya sambil jalan ke kampus yuk ", katanya.

Karena kaget, gue segera melepaskan genggaman jari tangan Angel. " Jangan. Malu sama anak-anak ", kataku. 
Padahal hati gue terasa senang sekali.

Angel menatapku dengan kecewa, sambil berkata " Kenapa Chard ? Apakah kamu malu berjalan bersama dengan aku ? " 
Matanya terlihat berkaca-kaca karena ingin menangis.
" Siapa bilang ? Gue senang kok bisa jalan bergandengan tangan sama kamu ", jawabku sambil menyanyikan lagu sepanjang jalan kenangan.
Lalu gue melihat wajahnya. Wajahnya memerah menahan malu. Giginya terlihat menggigit bibirnya malu gue lihat seperti itu. 
Oh my God. She's so beautiful.
" Sepanjang jalan kenangan. Kita selalu bergandeng tangan. Hujan yang rintik-rintik.....", gue bernyanyi dengan gembira.
Angel kemudian menggenggam jari-jari tangan kanan gue dengan jari-jari tangan kirinya kembali. 
Ia turut bernyanyi bersamaku.

so sweet .............

bersambung

Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


resource : richard nata

If you love your children, make his/her fantasy in a book. Create your children love you more deeply . Make your children proud of himself/herself. We turn your little ones into heroes/princess, by adding their name, age, photo, home town and three/four/five friends' names to the story.

Contact richard.nata@yahoo.co.id 

3 - Gadis manis itu bernama Angela.


Dengan mata melotot, ia memukul muka gue dengan sekuat tenaga. Orang-orang, terutama wanita berteriak, " Awas .... ". Gue juga kaget dipukul seperti itu. 

Dengan gerak reflek gue mundur menjauhi pukulan. Tetapi pukulannya ternyata lebih cepat, sehingga hidungku terasa sakit sekali. Kupikir hidungku patah. Darah mengalir dari hidungku.

Para wanita berteriak-teriak ketakutan. Seorang Ibu bergaun merah berteriak, " Ayo. Kita lawan. Kalian semua jangan jadi pengecut. Jumlah kita lebih banyak. Kita keroyok saja ".

Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System


Seorang Bapak berkacamata berkata, " Ya, benar. Kita beri mereka pelajaran. Biar mereka kapok mencopet ".

Hidung gue terus mengeluarkan darah. Gue menghapus darah yang mengalir dari hidung, sambil terus waspada. Takut dipukul sekali lagi.

Gerombolan pencopet terlihat mulai gentar melihat orang-orang berteriak-teriak dengan marah kepada mereka.

Seorang pria yang bertubuh tinggi besar berkata, " Kalian semua cepat pergi. Sebelum kami membunuh kalian".

Mendengar perkataannya, gerombolan pencopet segera melompat keluar dari bis. Kemudian mereka lari masuk ke dalam jalan yang kumuh.

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


Gue dan cewe manis itu segera berterima kasih kepadanya karena Ia telah mengusir gerombolan pencopet dari dalam bis.

" Kalau kalian mau dicopet di bis maka kalian bilang kalau kalian kenal pak Budi ", kata pria itu.

" O jadi nama Bapak, Budi. Sekali lagi terima kasih yah, pak Budi ", kataku kepadanya.

Tiba-tiba tangan si gadis memegang tanganku sambil berkata, " Terima kasih pak Budi. Kami berdua sudah hampir sampai di kampus ".

Aku juga berpamitan dengannya. Setelah itu kami berdua turun dari bis.


Si cewe segera membuka tasnya dan mengambil tisu. Lalu ia menghapus bekas darah yang ada di hidungku.

" Tidak usah. Biar gue bersihkan sendiri ", kata gue dengan lembut. Sambil mengambil tisu dari tangannya.

" Ayolah Richard. Tadi kan kamu telah menolongku. Sekarang biarkan aku membersihkan wajahmu ".

Kaget gue. Kok dia bisa tahu nama gue ? Karena kaget, gue membiarkan si cewe mengelap wajah gue dengan tisu.

" Kok lu bisa tahu nama gue ? ", tanyaku penasaran.

" Siapa sih yang tidak kenal kamu ? Cowo paling berisik di kampus ", kata si cewe dengan sedikit menggoda.

" Apa ? Paling berisik ? ", gue kira gue terkenal karena smiling face. Kata gue sambil tertawa. Ha...7x

" Ngomong-ngomong nama lu siapa ? ", tanya gue dengan terus terang.

" Ayolah Richard, masa playboy seperti kamu tidak tahu nama aku ? ", jawab gadis itu dengan sedikit menggoda.

" Suer, gue tidak tahu ", jawab gue dengan sungguh-sungguh.

"Namaku Angela Wijaya, panggil aku Cing-Cing ", katanya dengan sedikit merajuk.

" Apa ? Kucing ? Cakep-cakep kok namanya kucing ? ", kata gue sambil tertawa. Ha...7x

Dengan gemas Angel mencubiti lenganku.

So sweet......................


Bersambung.

resource : richard nata

2 - Masuk Rumah Sakit.


Dengan mata melotot, ia memukul muka gue dengan sekuat tenaga. Orang-orang, terutama wanita berteriak, " Awas .... ". Gue juga kaget dipukul seperti itu. 

Untung saja gue jago kungfu. Tangan kanan gue dengan cepat menangkis pukulan lawan. Sedangkan tangan kiri gue melancarkan serangan balik kepada lawan. Buuukk!! Suara keras terdengar ketika kepalan tangan gue menghantam mukanya. Dia jatuh ke belakang. 

Para penumpang bertepuk tangan melihat lawanku jatuh. 


Mendengar suara ribut, gerombolan pencopet segera meninggalkan cewe muda tersebut dan mereka bergerak serentak menyerangku.

Tentu saja gue tidak takut. Gue kan jago kungfu. Kaki kiri gue maju ke depan, kaki kanan ke belakang. Gue berdiri menyamping dengan kepalan tangan kiri ada di bawah hidung. Sedangkan kepalan tangan kanan gue ada di depan dada, siap untuk memukul.

" Ayo....... maju semuanya. Biar gue hajar sekalian ! ", Teriak gue menggertak mereka. 


Salah seorang dari mereka telah menendang kearah dadaku. Sebagai ahli kungfu tentu saja gue mudah menghindar dari serangannya. Dengan cepat gue melakukan serangan balik. Tinju gue kembali memakan korban. Dia jatuh ke belakang.

Hatiku bersorak kegirangan melihat satu lagi musuhku jatuh ke belakang. 

Buuukk!! Kepalaku mendadak sakit sekali. 

Rupanya kepalaku dipukul dari belakang oleh seorang gerombolan pencopet yang pura-pura sebagai penumpang. 

Bukan hanya sekali kepalaku dipukulnya. Pukulan kedua membuat kepalaku serasa pecah. Pukulan ketiga membuatku jatuh pingsan. Aku juga tidak tahu, apakah setelah pingsan, aku masih terus dipukuli olehnya.

Ketika sadar dari pingsan, kepalaku sakit sekali. Bukan hanya kepalaku, seluruh badanku terasa sakit. Terasa seperti ditusuk ribuan jarum. Ketika aku membuka mata, aku merasa ruangan bergoyang. Aku langsung menutup mata.

Aku tahu kalau aku sedang dirawat di rumah sakit.


"Terima kasih Tuhan Yesus. Kamu sudah bangun", kudengar isak tangis seorang cewe.

"Beberapa jam terakhir, aku merasa sangat takut. Aku takut kamu mati", kata cewe itu lagi. 

Gue merasa tidak mengenalnya. Gue berusaha mengingat-ingat. Oh iya. Ini kan cewe yang tadi di bis.

" Selama beberapa jam ini, aku terus berdoa supaya kamu jangan mati. Kalau kamu mati, aku akan merasa sangat berdosa ", kata cewe itu lagi.

Jangan nangis. Gue mana bisa mati. Gue belum kawin, kata gue mencoba menghibur.

BERSAMBUNG.

resource : richard nata