Tampilkan postingan dengan label rumah sakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah sakit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2015

8 - Kesurupan di rumah sakit bagian 2.


If you love your children, make his/her fantasy in a book. Create your children love you more deeply. Make your children proud of himself/herself. We turn your little ones into heroes/princess, by adding their name, age, photo, home town and three/four/five friends' names to the story.

If you are satisfied with my work, then we can make a series of books as much as 12 books or 20 books.

Contact richard.nata@yahoo.co.id 

If this is your first time reading this story. A good idea to start reading the first article here. E 1 - Incident on a bus. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/e-1-incident-on-bus.html

Or you want to read the Indonesian language version here. I 1 - Insiden di dalam bis. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/i-1-insiden-di-dalam-bis.html

I 1 - I 2 - I 5 - I 7 - I 8  

Tiba-tiba terdengar suara cewe berteriak, " Saya tidak mau makan ! ". 


Kemudian terdengar suara piring pecah. 

Beberapa detik kemudian terdengar suara orang dipukul.

Beberapa detik kemudian terdengar suara orang berlari sambil berteriak minta tolong.

" Ada apa ? ", tanya Martha.

Gue bilang, " Jangan kuatir. cewe itu stres karena sedang sakit, jangan dilihatin ".

Beramai-ramai mereka semua keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi. 

Gue segera turun dari ranjang dan bergabung dengan mereka.

"Katanya jangan melihat. Sekarang kemari juga untuk ikut melihat ", kata Anton kepadaku.

Kulihat banyak orang berkerumun di depan pintu kamarnya masing-masing. Mereka semua ingin melihat apa yang sedang terjadi. Kulihat beberapa satpam bergegas ke sana. Mereka berusaha menenangkan si gadis. Mereka memegang tangan si gadis, berusaha untuk membawanya masuk kembali ke dalam kamar. Tetapi .... lihat ! Si gadis memberontak lalu memukuli mereka. Para satpam satu demi satu berjatuhan ke lantai dan tidak bangun lagi. 


Kulihat beberapa satpam datang lagi. Tetapi nasib mereka semua sama. Dipukuli oleh si gadis sampai jatuh pingsan. Suasana menjadi kacau. Orang-orang pada berteriak ketakutan.

Si gadis berjalan menuju ke tempat kami. Orang-orang yang tadinya berkerumun di depan pintu segera berlari ketakutan.

Sambil berjalan si gadis menunjuk ke arahku. Ia berkata,"Kenapa kamu bilang kalau saya stres ?".

Suara yang terdengar dari mulut si cewe adalah suara seorang laki-laki.

"Ah engga. Gue tidak bicara seperti itu", gue tidak mengaku.

"Saya mendengar suara anda", kata si gadis.

Martha berkata kepadaku, "Chard. Lari Chard".
Gue bilang, " Jangan takut. Gue kungfu master".
Rio bilang, " Kungfu lu tidak akan bisa menang melawan setan".
Anton berkata," Lu bukan kungfu master. Kalau lu kungfu master maka lu tidak mungkin ada di sini".

Martha, Anton, Rio dan Edi segera berlari menjauhi si gadis.
Angel juga ditarik oleh ayahnya untuk berlari menjauhi si gadis.

Sekarang tinggal aku sendirian yang berhadap-hadapan dengan gadis yang kerasukan itu.

Gadis itu mengulangi kata-katanya dengan suara yang marah,"Kenapa kamu bilang kalau saya stres ?".

Saatnya anda menentukan pilihan.
1. Gue juga melarikan diri.

2. Gue menghadapinya sendirian.

Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


Love this Post? Spread the Word.

7 - Kesurupan di rumah sakit.


If you love your children, make his/her fantasy in a book. Create your children love you more deeply . Make your children proud of himself/herself. We turn your little ones into heroes/princess, by adding their name, age, photo, home town and three/four/five friends' names to the story.

Contact richard.nata@yahoo.co.id 

If this is your first time reading this story. A good idea to start reading the first article here. E 1 - Incident on a bus. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/e-1-incident-on-bus.html

Or you want to read the Indonesian language version here. I 1 - Insiden di dalam bis. http://richardnata.blogspot.com/2015/05/i-1-insiden-di-dalam-bis.html

I 1 - I 2 - I 5 - I 7

" Richard, kepala kamu kuat yah. Dipukul lima kali tetapi tidak apa-apa ", kata papa dari si cewe.
" Ini yang keempat kali kepala gue kena hajar benda keras. Pertama saat sedang bermain kartu. Bangku jatuh dan kepala gue terbentur meja kaca. Kacanya retak, kepala gue cuma sedikit luka. Kedua saat kepala gue dibenturkan ke meja kayu oleh guru yang jahat. Ketiga saat sedang berantem dan dipukul dengan galah. Untung kepala gue sudah sering terbentur benda keras jadi sekarang saat dipukuli sampai lima kali jadi tidak apa-apa", cerita gue.
" Oh begitu ", kata cewe itu.

" Kalau gue mau jujur. Ini semua berkat pertolongan dari Tuhan Yesus. Tadi setelah gerombolan pencopet naik ke bis, gue sempat berdoa minta tolong dilindungi olehNya ", kata gue lagi.

Pintu terbuka. Teman-teman gue datang menjenguk.

" Richard. Jangan takut. Nanti kita akan membalas dendam kepada gerombolan pencopet", kata Anton.

" Gila lu yah. Baru datang sudah bilang balas dendam. Orang mah sungkem dulu sama gue. Gue masih sakit begini, lu sudah bilang balas dendam. Ha...7x ", kata gue sambil tertawa.

"Richard. Kamu kelihatan berubah, Chard ", kata Edi.
" Iya. Kepala gue jadi semakin gede kan yeh. Gara-gara benjol. Ha...7x ", kata gue sambil tertawa.
" Si Richard. Dapat benjol jadi girang. Orang lain mah dapat mobil baru senang. Gue pikir lu sudah mau mati Chard. Makanya gue datang menjenguk ", kata Rio.
"Tenang saja Yo. Gue tidak bakalan mati sebelum lu mati dulu. Ngomong-ngomong. Dari mana kalian tahu gue ada di rumah sakit ? ", tanya gue.
" Bicaranya sudah pada ngaco nih. Pada bicara sembarangan ", kata Martha.
"Santai saja, Martha. Kalau kita semua lagi bercanda, jangan dianggap serius ", Edi menjelaskan kepada Martha.
"Seperti biasa. Gosip dengan cepat menyebar di kampus", jawab Anton.
"Gue tahu. Gue kan termasuk top ten di kampus. Dengan kejadian ini maka gue akan menjadi nomor satu di kampus", kata gue.

Pintu terbuka. Seorang suster mengantarkan makanan untukku. Setelah meletakkan makanan dan minuman ke meja, ia segera mengantarkan makanan dan minuman ke kamar sebelah.

" Ngomong-ngomong, siapa Chard ? Cantik Chard ", tanya Anton kepada gue.
" Namanya siapa Chard ? ", Rio ikut bertanya.

"Dia dewa penolong gue, dia yang membawa gue ke rumah sakit. Namanya ? Gue juga tidak tahu ", kata gue.

"Namaku Angela Wijaya, panggil aku Cing-Cing ", kata si cewe.

" Apa ? Kucing ? Cakep-cakep kok namanya kucing ? ", kata gue sambil tertawa. Ha...7x

Dengan gemas Angel mencubiti lenganku.
" Terus terang. Gue iri sama kamu, Chard. Romantis sekali ", kata Edi.

Tiba-tiba terdengar suara cewe berteriak, " Saya tidak mau makan ! ". 

Kemudian terdengar suara piring pecah. 
Beberapa detik kemudian terdengar suara orang dipukul.
Beberapa detik kemudian terdengar suara orang berlari sambil berteriak minta tolong.

Able To Prove God, Jesus Christ, The Holy Bible To Be Fact!!!

step-by-step system - how to build a profitable business on amazon

Skyrocketing Your income with Ultra Running Webinar

Learn How I Make $3,500 to $25,000 Monthly With Google & Clickbank

how to make over $1,000 per day with The Nuclear Affiliate System

wpsubscribers - the premium wordpress subscription plugin

legitimate online jobs

"Miracle shake" treats root cause of diabetes


Love this Post? Spread the Word.

Jumat, 22 Mei 2015

2 - Masuk Rumah Sakit.


Dengan mata melotot, ia memukul muka gue dengan sekuat tenaga. Orang-orang, terutama wanita berteriak, " Awas .... ". Gue juga kaget dipukul seperti itu. 

Untung saja gue jago kungfu. Tangan kanan gue dengan cepat menangkis pukulan lawan. Sedangkan tangan kiri gue melancarkan serangan balik kepada lawan. Buuukk!! Suara keras terdengar ketika kepalan tangan gue menghantam mukanya. Dia jatuh ke belakang. 

Para penumpang bertepuk tangan melihat lawanku jatuh. 


Mendengar suara ribut, gerombolan pencopet segera meninggalkan cewe muda tersebut dan mereka bergerak serentak menyerangku.

Tentu saja gue tidak takut. Gue kan jago kungfu. Kaki kiri gue maju ke depan, kaki kanan ke belakang. Gue berdiri menyamping dengan kepalan tangan kiri ada di bawah hidung. Sedangkan kepalan tangan kanan gue ada di depan dada, siap untuk memukul.

" Ayo....... maju semuanya. Biar gue hajar sekalian ! ", Teriak gue menggertak mereka. 


Salah seorang dari mereka telah menendang kearah dadaku. Sebagai ahli kungfu tentu saja gue mudah menghindar dari serangannya. Dengan cepat gue melakukan serangan balik. Tinju gue kembali memakan korban. Dia jatuh ke belakang.

Hatiku bersorak kegirangan melihat satu lagi musuhku jatuh ke belakang. 

Buuukk!! Kepalaku mendadak sakit sekali. 

Rupanya kepalaku dipukul dari belakang oleh seorang gerombolan pencopet yang pura-pura sebagai penumpang. 

Bukan hanya sekali kepalaku dipukulnya. Pukulan kedua membuat kepalaku serasa pecah. Pukulan ketiga membuatku jatuh pingsan. Aku juga tidak tahu, apakah setelah pingsan, aku masih terus dipukuli olehnya.

Ketika sadar dari pingsan, kepalaku sakit sekali. Bukan hanya kepalaku, seluruh badanku terasa sakit. Terasa seperti ditusuk ribuan jarum. Ketika aku membuka mata, aku merasa ruangan bergoyang. Aku langsung menutup mata.

Aku tahu kalau aku sedang dirawat di rumah sakit.


"Terima kasih Tuhan Yesus. Kamu sudah bangun", kudengar isak tangis seorang cewe.

"Beberapa jam terakhir, aku merasa sangat takut. Aku takut kamu mati", kata cewe itu lagi. 

Gue merasa tidak mengenalnya. Gue berusaha mengingat-ingat. Oh iya. Ini kan cewe yang tadi di bis.

" Selama beberapa jam ini, aku terus berdoa supaya kamu jangan mati. Kalau kamu mati, aku akan merasa sangat berdosa ", kata cewe itu lagi.

Jangan nangis. Gue mana bisa mati. Gue belum kawin, kata gue mencoba menghibur.

BERSAMBUNG.

resource : richard nata